Apa yang ada dibenak kalian jika Metallica dan Megadeth bersatu? Yang pasti bakal menjadi sebuah supergrup yang mengobral skill dan distorsi penuh. Inilah yang ada pada pikiran gitaris Megadeth, David Ellefson.
Topik supergrup ini sebelumnya sempat dilontarkan oleh vokalis dan gitaris Megadeth, Dave Mustaine. Namun sayangnya ide tersebut ditolak oleh pentolan Metallica, James Hetfiled yang tidak berkenan dengan ide tersebut.
James berkata jika Dave bermaksud baik, tetapi cenderung tidak berpikir banyak apa yang ia bicarakan. Isu tersebut sempat menimbulkan masalah antara Metallica dan Dave. Namun masalah tersebut terselesaikan dengan permintaan maaf dari Dave.
David sendiri juga ragu project supergrup ini akan terwujud. Namun dia mengaku jika seandainya project ini terwujud dia dengan senang hati mengerjakannya. Dia berpikir bahwa itu salah satu permintaan dari Dave yang sangat baik.
"Saya pikir Dave melontarkan ide tersebut sebagai permohonan. Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi kenyataan. Namun saya pikir banyak orang yang akan menyukainya dan itu akan hebat," paparnya seperti dikutip dari MetalSerbia.com (msr/faj)
Rabu, 21 November 2012 -
Relationship
0
komentar
Relationship
0
komentar
Apa jadinya jika Metallica dan Megadeth bersatu?
Roberto Di Matteo akan di berhentikan sebentar lagi?
London - Kekalahan dari Juventus
menjadi penyebab terakhir Roberto di Matteo dipecat Chelsea. Kabarnya
pemecatan itu terjadi pada jam 4 subuh, tak lama setelah rombongan tim
kembali dari Turin.
Dilansir Telegraph, presiden klub Bruce Buck dan CEO Ron Gourlay langsung mengadakan pertemuan pagi-pagi buta di markas tim di Cobham bersama Di Matteo. Untuk diketahui, "Si Biru" langsung terbang pulang ke London setelah kalah 0-3 di markas Juventus pada Selasa malam.
Sekitar pukul 4 subuh waktu setempat, kedua petinggi klub tersebut menyampaikan keputusan pemecatan kepada Di Matteo, setelah menerima pesan langsung dari Roman Abramovich.
Di Matteo sendiri seperti sudah mendapat "firasat" bakal didepak. Indikatornya, ia sampai telat hampir satu jam untuk menghadiri kewajiban konferensi pers setelah pertandingan.
Keterlambatannya itu diyakini karena ia harus berbicara dengan keluarga dan agennya untuk mengurusi kemungkinan dirinya dipecat.
Chelsea juga diberitakan akan membayar gaji Di Matteo -- sekitar 300 ribu pound per bulan -- hingga kontraknya habis di tahun 2014.
detik.com
Dilansir Telegraph, presiden klub Bruce Buck dan CEO Ron Gourlay langsung mengadakan pertemuan pagi-pagi buta di markas tim di Cobham bersama Di Matteo. Untuk diketahui, "Si Biru" langsung terbang pulang ke London setelah kalah 0-3 di markas Juventus pada Selasa malam.
Sekitar pukul 4 subuh waktu setempat, kedua petinggi klub tersebut menyampaikan keputusan pemecatan kepada Di Matteo, setelah menerima pesan langsung dari Roman Abramovich.
Di Matteo sendiri seperti sudah mendapat "firasat" bakal didepak. Indikatornya, ia sampai telat hampir satu jam untuk menghadiri kewajiban konferensi pers setelah pertandingan.
Keterlambatannya itu diyakini karena ia harus berbicara dengan keluarga dan agennya untuk mengurusi kemungkinan dirinya dipecat.
Chelsea juga diberitakan akan membayar gaji Di Matteo -- sekitar 300 ribu pound per bulan -- hingga kontraknya habis di tahun 2014.
detik.com
Selasa, 20 November 2012 -
Hidline News
0
komentar
Hidline News
0
komentar
Pasukan berseragam di jalur GAZA
Para mujahidin menceritakan munculnya”pasukan lain” berseragam putih saat perang Al-Furqan berlangsung. Siapa mereka?
Hidayatullah.com—Serangan 22 hari oleh tentara Israel ke Jalur Gaza masih menyisahkan cerita-cerita menakjubkan. Sebagian orang menilai, itulah ayaturrahman (tanda-tanda kebesaran Allah) di bumi Jihad, Jalur Gaza.
Situs berbahasa Arab, www.islammessage.com, menulis, bahwa seorang mujahidin Al-Qassam menyebutkan bahwa ada sebuah rumah milik keluarga Dardunah, yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais tepatnya di jalan Al Qaram.
Pasukan Israel mendatangi rumah ini, seluruh anggota keluarga diperintahkan untuk duduk di sebuah ruangan, salah satu anak laki-laki diinterogasi, mengenai ciri-ciri para pejuang Al-Qassam.
Laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang Al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam.Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga pingsan, dan itu terjadi berturut-turut selama tiga hari. Setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang Al-Qassam memakai seragam hitam.
Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”
Seorang warga Palestina, dalam multaqalqasami.com, juga memiliki kisah lain, mengenai “pasukan putih” ini.
Ia mengaku, awalnya, ada seorang sopir ambulan yang dihentikan oleh pasukan Israel dan ditanya, apakah dia dari kelompok Hamas atau dari Fatah? Dan sopir malang itu menjawab. “Saya bukan kelompok mana-mana, saya cuma sopir ambulan”, jawabnya.
Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya. “Pasukan yang berpakaian putih-putih di belakangmu tadi, masuk kelompok mana?”. Si sopir pun kebingungan, karena ia merasa tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu”, adalah satu-satunya jawaban yang dimiliki si sopir.
Jadi, siapa pasukan berseragam putih-putih yang senantiasa “menghantui” pasukan Zionis-Israel itu? [tho/islmsg/mltqsmi/www.hidayatullah.com]
Written by usamah
Hidayatullah.com—Serangan 22 hari oleh tentara Israel ke Jalur Gaza masih menyisahkan cerita-cerita menakjubkan. Sebagian orang menilai, itulah ayaturrahman (tanda-tanda kebesaran Allah) di bumi Jihad, Jalur Gaza.
Situs berbahasa Arab, www.islammessage.com, menulis, bahwa seorang mujahidin Al-Qassam menyebutkan bahwa ada sebuah rumah milik keluarga Dardunah, yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais tepatnya di jalan Al Qaram.
Pasukan Israel mendatangi rumah ini, seluruh anggota keluarga diperintahkan untuk duduk di sebuah ruangan, salah satu anak laki-laki diinterogasi, mengenai ciri-ciri para pejuang Al-Qassam.
Laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang Al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam.Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga pingsan, dan itu terjadi berturut-turut selama tiga hari. Setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang Al-Qassam memakai seragam hitam.
Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”
Seorang warga Palestina, dalam multaqalqasami.com, juga memiliki kisah lain, mengenai “pasukan putih” ini.
Ia mengaku, awalnya, ada seorang sopir ambulan yang dihentikan oleh pasukan Israel dan ditanya, apakah dia dari kelompok Hamas atau dari Fatah? Dan sopir malang itu menjawab. “Saya bukan kelompok mana-mana, saya cuma sopir ambulan”, jawabnya.
Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya. “Pasukan yang berpakaian putih-putih di belakangmu tadi, masuk kelompok mana?”. Si sopir pun kebingungan, karena ia merasa tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu”, adalah satu-satunya jawaban yang dimiliki si sopir.
Jadi, siapa pasukan berseragam putih-putih yang senantiasa “menghantui” pasukan Zionis-Israel itu? [tho/islmsg/mltqsmi/www.hidayatullah.com]
Written by usamah
Langganan:
Postingan (Atom)


