Kiamat akan terjadi pada tanggal 21 bulan Desember tahun 2012, begitu kata beberapa kalangan yang mempercayai bahwa perjalanan dunia berikut akhirnya telah diramalkan oleh suku Maya.
Pernyataan kiamat 2012 didasari oleh berakhirnya kalender suku Maya, suku yang tinggal di semenanjung Yucatan, Amerika Tengah yang dipercaya memiliki pengetahuan dan peradaban yang tinggi pada masa lalu.
Kalender suku Maya menandai akhir dari lingkaran tahun 5.126 ialah pada sekitar tanggal 21 Desember 2012. Pada saat itulah Bolon Yokte akan kembali dan menandai berakhirnya Baktun 13, yaitu periodisasi waktu 394 tahun yang diciptakan bangsa Maya
Bolon Yokte, adalah salah satu dewa suku Maya yang berkaitan dengan perang dan penciptaan. Diramalkan pada Kemunculan Bolon Yokte akan menandai kehancuran dunia. Penulis Jose Arguelles menyebut tanggal itu sebagai "akhir masa yang kita tahu" di dalam buku terbitan 1987 yang menelurkan setumpuk ahli teori mengenai suku Maya.
Namun, beberapa prediksi dan ramalan tentang akhir dunia terjadi pada 2012 yang didasari oleh berakhirnya kalender suku Maya dan ramalan tentang Bolon Yokte dibantah oleh banyak ahli, diantaranya Erik Velasquez yang mengatakan bahwa tidak ada ramalan khusus bagi tahun 2012 yang ditinggalkan oleh suku Maya.
Erik Velasquez adalah ahli etching di National Autonomous University of Mexico (UNAM). "Etching" adalah tindakan atau proses pembuatan rancangan atau gambar di lempengan logam, kaca dan lain-lain, dengan menggunakan korosif dari asam acid.
National Institue of Anthropological History di Meksiko juga berusaha untuk meredam gelombang ramalan mengenai kiamat yang didasari oleh perhitungan waktu suku Maya.
Menurut lembaga itu, "Pemikiran kaum messiah Barat telah menyelewengkan pandangan dunia peradaban kuno seperti suku Maya," Lembaga ini juga menyebutkan bahwa dari rata-rata 15.000 teks glyph yang terdaftar dan ditemukan di berbagai tempat berbeda menjadi wilayah kekaisaran suku maya, hanya dua yang menyebut-nyebut 2012.
Di dalam kalender suku Maya, penghitungan panjang kalender dimulai pada 3.114 SM dan dibagi rata-rata jadi masa 394 tahun yang disebut Baktun. Suku Maya menganggap angkat 13 itu suci dan Baktun Ke-13 berakhir tahun 2012.
Namun yang disebut akhir dunia hanyalah peralihan dari satu era ke erat berikutnya, saat Bolon Yokte kembali. Ia telah berusaha membaca sandi di dalam kalender tersebut, kataSven Gronemeyer, seorang peneliti mengenai kode-kode di dalam suku Maya dari La Trobe University di Australia.
Pada kesempatan lain Alfonso Ladena, profesor dari Complutense University of Madrid mengatakan bahwa Suku Maya tak berfikir tentang kemanusiaan, pemanasan global atau meramalkan kedua kutub akan bersatu. Kita lah yang memproyeksikan kekhawatiran kita dengan menjadikan mereka sebagai landasan."
Jadi dapat disimpulkan bahwa, suku Maya tidak pernah terbukti meramalkan akan terjadinya kiamat pada tahun 2012. Seperti kalender kita yang tidak akan habis setelah 31 Desember, kalender bangsa Maya juga tidak berhenti setelah 21 Desember 2012. Tanggal ini hanyalah akhir dari periode perhitungan masa bangsa Maya yang panjang itu.
Sebagaimana kalender kita yang akan dimulai lagi setiap 1 Januari, maka seharusnya periode panjang kalender Maya berikutnya juga akan dimulai, namun entah karena apa, peradaban suku Maya tiba-tiba menghilang. Dunia bagi suku Maya telah lebih dulu berakhir, jauh sebelum waktu yang diramalkan akan menjadi akhir bagi dunia kita.
Namun bukan berarti kiamat tidak akan pernah terjadi. Entah kapan waktunya, dunia ini pasti akan berakhir sebagai takdir yang sudah digariskan, dan masalah waktu hanya Tuhanlah yang Maha Tahu, kita hanya wajib untuk mengimaninya dan mempersiapkan diri dengan antara lain memperlakukan dunia tempat tinggal kita dengan baik.
Minggu, 23 Desember 2012 -
Hidline News
0
komentar
Hidline News
0
komentar
Kiamat dari suku maya
Kamis, 20 Desember 2012 -
Muse
0
komentar
Muse
0
komentar
Kepak Garuda
“Republik Indonesia” sebuah kesepakatan atas keberadaan, pilihan, sikap dan rasa kebersamaan. Hadir secara administratif 66 tahun yang lalu, dan bersepakat akan senantiasa ada sampai kapanpun jua!
Bila anda setuju dengan program ini, bantu saya untuk mengkomunikasikan keberadaan blog ini (www.KepakGaruda.com) kepada rekan/keluarga/mitra anda. Dan jangan lupa untuk meninggalkan sepatah dua patah kata pada bagian bawah tulisan ini sebagai bentuk apresiasi anda terhadap langkah kecil ini.
Mengenal lebih jauh tentang seorang LELAKI
Apakah si dia dibesarkan dengan cara yang tradisional dan diasuh seperti seorang pria? Jika ya, bisa jadi ia sama seperti pria lain yang sulit untuk menyatakan isi pikirannya, sulit mengatakan perasaan dengan gamblang. Mau tahu apa isi pikiran pria? Intip apa kata para psikolog tentang pria:
"Aku sayang kamu" bukan lewat ucapan
Beberapa pria lebih memilih untuk mengungkapkan perasaannya lewat aksi ketimbang ucapan. Ia bisa mengatakan, "aku sayang kamu" lewat tindakan-tindakan, seperti membetulkan barang-barang di rumah, merapikan halaman, membawa kantung sampah ke bak di depan, berhenti merokok karena Anda tak suka baunya, dan hal lainnya untuk membuat aktivitas Anda lebih nyaman.
Komitmen itu hal serius
Memang, ada sebagian pria yang sulit untuk bisa menepati komitmennya. Ada pula yang lari ketika diminta untuk mengikat janji oleh pasangannya. Ternyata, menurut para psikolog, umumnya, pria butuh waktu lebih lama untuk memutuskan untuk bisa berkomitmen karena mereka ingin memastikan bahwa mereka sudah aman untuk mengarungi bahtera rumah tangga dengan wanita ini. Menurut survei kepada para pria yang sudah menikah mengatakan, mereka akan menikahi wanita yang sudah ia nikahi sekarang.
Berbagi aktivitas membentuk ikatan
Kebanyakan pria menguatkan hubungan dengan pasangannya lebih dalam bentuk berbagi aktivitas ketimbang berbagi pikiran dan perasaan. Bagi banyak pria, aktivitas seperti berolahraga dan seks membuat mereka merasa lebih dekat dengan pasangannya.
Pria belajar dari ayahnya
Jika Anda ingin tahu bagaimana ia akan bersikap di kehidupan berumah tangga, dekatilah ayahnya. Ada yang bilang, pria belajar mengenai peran dalam hubungan dengan melihat gerak-gerik serta mendengarkan ayahnya. Bagaimana orangtuanya berinteraksi dan bagaimana si ayah menjalin hubungan dengan ibunya bisa memperkirakan cara si dia berhubungan dengan istrinya.
Tak suka sinyal terselubung
Pria tak suka dan tak bisa membaca semua gerak-gerik kecil dari wajah dan bahasa tubuh Anda. Cobalah untuk mengungkapkan pesan dan mau Anda lebih langsung kepada si dia.
Merespon terhadap apresiasi
Tunjukkan apresiasi Anda agar ia bisa melakukan perubahan pada tindakannya. Contohnya, mengenai mengasuh anak. Studi mengatakan, para ayah akan lebih mau ikut terlibat dalam mengasuh anak ketika si istri menghargai peran dan aksi si ayah, serta dinilai kompeten oleh si istri. Apresiasi ini akan ditangkap oleh pria sebagai tanda persetujuan dan lampu hijau dari istri untuk ia ikut terlibat.
Ia suka jika Anda yang memulai
Banyak pria yang menganggap bahwa merekalah yang memulai sesi bercinta. Padahal, sebenarnya, mereka juga suka untuk merasa diingini dan berharap pasangannya akan lebih sering memulai hubungan lebih dulu. Jangan malu untuk memberitahu si dia bahwa Anda sedang bergairah. Sesekali Anda yang mengajak bisa memberikan kepuasan bagi Anda berdua.
Cari pengalih
Jika seorang pria tidak merasa dicintai dan diapresiasi dalam hubungannya, ia bisa saja mengalihkan perhatiannya untuk mendapatkan kepuasana ke hal lain. Sebagian pria akan menguburkan diri dalam pekerjaan. Sebagian lainnya akan menyibukkan diri ke mainan atau olahraga. Lainnya lagi, berselingkuh. Untuk menghindari hal ini, pasangan harus mulai bekerja bersama untuk saling memenuhi kebutuhan satu sama lain.
Harus ada timbal balik
Sebagian besar pria menyadari, akan ada banyak hal yang terbuang percuma dan tersia-siakan jika hubungan jangka panjang tak terjaga, bukan hanya jadi kesepian, tetapi alur hidup pun berubah. Jika Anda, pasangannya bersedia berusaha untuk mempertahankan pernikahan, kemungkinan terbesar, ia juga akan mau berusaha, kecuali ia sudah merasa tak ada yang bisa diperbaiki.
"Aku sayang kamu" bukan lewat ucapan
Beberapa pria lebih memilih untuk mengungkapkan perasaannya lewat aksi ketimbang ucapan. Ia bisa mengatakan, "aku sayang kamu" lewat tindakan-tindakan, seperti membetulkan barang-barang di rumah, merapikan halaman, membawa kantung sampah ke bak di depan, berhenti merokok karena Anda tak suka baunya, dan hal lainnya untuk membuat aktivitas Anda lebih nyaman.
Komitmen itu hal serius
Memang, ada sebagian pria yang sulit untuk bisa menepati komitmennya. Ada pula yang lari ketika diminta untuk mengikat janji oleh pasangannya. Ternyata, menurut para psikolog, umumnya, pria butuh waktu lebih lama untuk memutuskan untuk bisa berkomitmen karena mereka ingin memastikan bahwa mereka sudah aman untuk mengarungi bahtera rumah tangga dengan wanita ini. Menurut survei kepada para pria yang sudah menikah mengatakan, mereka akan menikahi wanita yang sudah ia nikahi sekarang.
Berbagi aktivitas membentuk ikatan
Kebanyakan pria menguatkan hubungan dengan pasangannya lebih dalam bentuk berbagi aktivitas ketimbang berbagi pikiran dan perasaan. Bagi banyak pria, aktivitas seperti berolahraga dan seks membuat mereka merasa lebih dekat dengan pasangannya.
Pria belajar dari ayahnya
Jika Anda ingin tahu bagaimana ia akan bersikap di kehidupan berumah tangga, dekatilah ayahnya. Ada yang bilang, pria belajar mengenai peran dalam hubungan dengan melihat gerak-gerik serta mendengarkan ayahnya. Bagaimana orangtuanya berinteraksi dan bagaimana si ayah menjalin hubungan dengan ibunya bisa memperkirakan cara si dia berhubungan dengan istrinya.
Tak suka sinyal terselubung
Pria tak suka dan tak bisa membaca semua gerak-gerik kecil dari wajah dan bahasa tubuh Anda. Cobalah untuk mengungkapkan pesan dan mau Anda lebih langsung kepada si dia.
Merespon terhadap apresiasi
Tunjukkan apresiasi Anda agar ia bisa melakukan perubahan pada tindakannya. Contohnya, mengenai mengasuh anak. Studi mengatakan, para ayah akan lebih mau ikut terlibat dalam mengasuh anak ketika si istri menghargai peran dan aksi si ayah, serta dinilai kompeten oleh si istri. Apresiasi ini akan ditangkap oleh pria sebagai tanda persetujuan dan lampu hijau dari istri untuk ia ikut terlibat.
Ia suka jika Anda yang memulai
Banyak pria yang menganggap bahwa merekalah yang memulai sesi bercinta. Padahal, sebenarnya, mereka juga suka untuk merasa diingini dan berharap pasangannya akan lebih sering memulai hubungan lebih dulu. Jangan malu untuk memberitahu si dia bahwa Anda sedang bergairah. Sesekali Anda yang mengajak bisa memberikan kepuasan bagi Anda berdua.
Cari pengalih
Jika seorang pria tidak merasa dicintai dan diapresiasi dalam hubungannya, ia bisa saja mengalihkan perhatiannya untuk mendapatkan kepuasana ke hal lain. Sebagian pria akan menguburkan diri dalam pekerjaan. Sebagian lainnya akan menyibukkan diri ke mainan atau olahraga. Lainnya lagi, berselingkuh. Untuk menghindari hal ini, pasangan harus mulai bekerja bersama untuk saling memenuhi kebutuhan satu sama lain.
Harus ada timbal balik
Sebagian besar pria menyadari, akan ada banyak hal yang terbuang percuma dan tersia-siakan jika hubungan jangka panjang tak terjaga, bukan hanya jadi kesepian, tetapi alur hidup pun berubah. Jika Anda, pasangannya bersedia berusaha untuk mempertahankan pernikahan, kemungkinan terbesar, ia juga akan mau berusaha, kecuali ia sudah merasa tak ada yang bisa diperbaiki.
Langganan:
Postingan (Atom)
